fbpx
0 di keranjang

No products in the cart.

5 Cara Mewarnai Kaos yang Sudah Pudar

Cara Mewarnai Kaosadalah kebutuhan sehari-hari bagi manusia selain pangan. Bahkan untuk sebagian orang baju menjadi kebutuhan vital, misalnya saja selebgram yang harus selalu berganti kaos untuk memenuhi konten instagramnya bukan menggunakan cara untuk mewarnai kaos.

Saat kebutuhan akan kaos semakin melonjak dampaknya adalah kaos yang sudah terlihat memudar warnanya tidak akan digunakan lagi. Padahal dari segi kelayakan kaos itu mungkin saja masih bisa digunakan kembali apalagi itu adalah kaos pemberian atau bahkan kaos kesayangan kamu.

Tapi pasti tetap kurang kece dengan warna yang sudah tidak menarik lagi. Nah, agar baju yang sudah bekas tetap terlihat menarik kamu hanya perlu mewarnai kembali, lho!

Selain bisa hemat pengeluaran, kamu juga bisa menjadi lebih kreatif. Yuk simak tips berikut ini!

1. Pilih Kaos

Pertama kamu harus pilih kaos yang ingin kamu warnai kembali, dan pilihlah kaos yang memang sangat perlu diwarnai seperti kaos kesayangan kamu. Hampir seluruh kain memang dapat menerima pewarnaan ulang, termasuk beberapa jenis tekstil dari bahan sintetis tapi ada beberapa bahan kain yang memang tidak bisa diberi warna ulang ya.

Misalnya kain yang 100% polyester, acrylic, asetat, fiberglass, spandex dan serat logam, kain dengan lapisan karet (seperti karpet), kain dengan sentuhan finishing khusus seperti penolak air, dan kain dengan label “dry clean only”.

Baca juga: Cara Mewarnai Kaos yang Sudah Pudar

2. Pilih Pewarna

Kamu harus memilih pewarna berdasarkan kandungan serat tekstilnya. Semisal, RIT dye akan bekerja pada serat alami atau sintetis, tapi iDye memiliki formula tersendiri untuk kain alami dan poli (untuk paduan serat alami dan poli Anda dapat menggunakan kedua rumus bersama-sama).

Jadi jangan sembarangan memilih pewarna, tapi kamu wajib membaca keterangan yang ada di sebuah pewarna, ya!

3. Buat Ruang Pengerjaan

Persiapkan peralatan mulai dari lap, plastik hingga koran bekas di dekat tempat pengerjaan, agar dapat membersihkan tumpahan pewarna dengan segera.

Juga siapkan ember plastik atau pot stainless steel untuk mencelup kaos yang akan diwarnai. Jangan mewarnai atau bilas dalam wastafel atau fiberglass karena noda akan lebih mudah tertinggal.

4. Jadilah Kreatif

Jangan takut bereksperimen ya ! Sebagai contoh, kamu bisa memberikan dua warna meskipun dasar kaos kamu satu warna. Tipsnya kamu harus memulai dengan warna paling terang dan pindah ke yang paling gelap.

Untuk pewarnaan yang lebih baik ketika pencelupan kain yang mengandung kapas, rayon, rami, dan linen, tambahkan garam 1 cangkir untuk pencelupan. Sedangkan untuk pencelupan nilon, sutra dan wol, tambahkan 1 cangkir cuka putih ke proses pencelupan.

5. Perawatan

Setelah pewarnaan, hal yang paling efektif adalah mencuci secara khusus (tidak dicampur dengan pakaian lainnya) kain yang baru anda warnai kurang lebih tiga kali. Tujuannya bukan hanya untuk memisahkan pakaian lainnya dari kelunturan, tapi sekaligus menguatkan warna dari kaos itu sendiri.

Nah, Itulah 5 tips mewarnai kaos yang bisa anda lakukan sendiri dirumah. Sekarang kamu tidak akan menyia-nyiakan pakaian lama lagi kan!